Halloween party ideas 2015

JAKARTA, GANLOP.COM - Seiring perkembangan jaman, peran perangkat smartphone semakin memiliki banyak fungsi, salah satunya bagian dari fashion penggunanya. Tidak heran apabila banyak produsen smartphone yang kini melakukan pengembangan lebih di sisi desain sebuah perangkat ponsel cerdas. Hal ini juga ditangkap OPPO sebagai sebuah peluang untuk menyasar target pengguna anak muda yang selalu up-to-date dengan perkembangan jaman, terutama pada sisi fashion dengan menghadirkan perangkat OPPO Reno4.

“Mengkombinasikan kemampuan kecerdasan buatan terutama pada sisi fotografi dan videografi dengan kehadiran fitur AI Color Portrait dan Monochrome Video dipadukan dengan desain perangkat yang fashionable dengan meletakkan monogram logo OPPO pada bagian bawah  perangkat Space Black dan juga penampang belakang dengan warna yang menjadi tren di tahun ini pada perangkat Galactic Blue, menjadikan OPPO Reno4 pilihan tepat untuk mendukung aktivitas anak muda di media sosial dan dalam gaya keseharian sesuai tren masa kini,” ujar Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia.

Pengguna muda selalu dinamis dan aktif terhadap perkembangan tren teknologi dan gaya berbusana. Tren Outfit of The Day (OOTD) sangat memengaruhi kebutuhan penampilan keseharian konsumen muda terhadap perangkat yang stylish, sekaligus memiliki kemampuan fotografi dan videografi memukau.

Saat ini, anak muda cenderung mengikuti perkembangan fashion. Oleh karenanya, OPPO bekerja sama dengan salah seorang desainer ternama Indonesia, Rinaldy Yunardi untuk membuat berbagai macam aksesori yang akan melengkapi perangkat OPPO Reno4, OPPO Watch maupun OPPO Enco series.

“Perjalanan hidup untuk menjadi yang terbaik layaknya sebuah intan yang akan terlihat garis-garis keindahannya ketika dipoles. Seiring dengan waktu, keindahan berlian akan terungkap melalui proses tersebut. Mendesain untuk OPPO Reno4 telah menginspirasi saya untuk menjelajahi cerita tentang perjalanan hidup dengan menciptakan aksesori untuk teknologi smartphone yang menangkap esensi masa lalu, masa kini, dan visi saya tentang masa depan,” tutur Rinaldy Yunardi.

OPPO akan menjual edisi terbatas aksesori OPPO Reno4, OPPO Watch, dan OPPO Enco series kolaborasi dengan Rinaldy Yunardi pada penjualan perdana tanggal 15 Agustus 2020 bertempat di Tribeca Park, Central Park Mall, Jakarta.

 

JAKARTA, GANLOP.COM – OPPO Reno4 sukses menarik perhatian konsumen Indonesia, terbukti pada saat penjualan secara flash sale setelah resmi diluncurkan, sebanyak 100 unit perangkat OPPO Reno4 habis terjual hanya dalam kurun waktu 3 (tiga) menit melalui situs e-commerce Lazada. Pemesanan hari pertama perangkat ini pun mendapat sambutan baik dari konsumen dan juga penggemar setianya, Ofans.

“OPPO Reno4 menjadi lini seri Reno terlaris saat ini. Jika mengacu pada pre-order hari pertama dibandingkan dengan pendahulunya, OPPO Reno3, kami mencatat adanya kenaikan tiga kali lipat angka pemesanan atau sekitar 32.5%. Jika dibandingkan dengan perangkat populer OPPO F11 Pro, kenaikan pemesanan hari pertama bahkan meningkat lebih dari 100%,” ujar Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia.

Faktor yang paling banyak memengaruhi konsumen dalam memilih perangkat ini adalah inovasi teknologi kecerdasan buatan yang diusungnya, seperti AI Color Portrait, AI Monochrome Video, dan 960FPS AI Slow Motion Video.  Fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan ini sangat menarik minat dari target market OPPO yaitu anak muda. Kemudahan untuk menghasilkan foto dan video kreatif serta membagikannya langsung melalui media sosial juga menjadi faktor pertimbangan konsumen muda dalam memilih OPPO Reno4.

Faktor desain dan warna juga menjadi pertimbangan konsumen dalam memutuskan pembelian perangkat OPPO Reno4. Ada dua pilihan warna yang tersedia untuk OPPO Reno4 yakni Space Black dan Galactic Blue. Warna Space Black berhasil menarik minat 55% pemesan di hari pertama. Kehadiran gradasi hitam dengan monogram logo pada bagian bawah rupanya menarik minat konsumen yang memiliki selera desain tinggi. Sementara itu, warna Galactic Blue menarik 45% minat pemesan. Kehadiran teknik Reno Glow dengan memadukan bahan bertekstur matte dengan efek glitter rupanya memberikan daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Mulai 15 Agustus 2020, perangkat OPPO Reno4 sudah dapat dibeli secara nasional baik secara luring melalui OPPO Store maupun secara daring melalui situs e-dagang terkemuka di Indonesia. Selama acara penjualan perdana OPPO Reno4 pada tanggal 15 – 16 Agustus 2020 di Tribeca Park, konsumen akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut:

             Cicilan 12 bulan bebas biaya admin dari Home Credit Indonesia

             Diskon 300 ribu rupiah untuk cicilan 3 dan 6 bulan dari Kredivo

             Gratis kartu Halo Telkomsel dengan kuota 108GB

             OPPO Reno4 cashback hingga 3,4 juta rupiah dengan paket Super Plan 200

             Harga khusus OPPO Reno4 hanya 2,2 juta rupiah untuk pelanggan XL Prio Platinum Plan.

JAKARTA, GANLOP.COM – Indonesia salah satu negara berkembang dengan kejadian trauma mata yang masih sering dijumpai. Hal ini mendorong JEC Eye Hospitals and Clinics untuk mengadakan webinar tentang ophthalmic trauma dengan tema “Overcoming the Challenges in Ophthalmic Trauma”, bekerja sama dengan Asia Pacific Ophthalmic Trauma Society (APOTS).

Oleh karena dokter JEC Eye Hospitals and Clinics tergabung dalam organisasi tersebut, maka webinar ini juga termasuk dalam rangkaian APOTS Webinar (the 4th APOTS Webinar) – yang melibatkan narasumber dan moderator dari 9 negara: Amerika Serikat, Australia, Singapura, Malaysia, India, Pakistan, Taiwan, Nepal, dan tentunya Indonesia. 

Sebelumnya, concern JEC terhadap ophthalmic trauma juga telah direalisasikan lewat fasilitas Ophthalmic Trauma Service yang menjadi sentra penanganan trauma mata mandiri terkomprehensif di Tanah Air. Selama pandemi COVID-19, sepanjang Mei-Agustus 2020, JEC telah menjalankan sepuluh seri webinar dengan jumlah keikutsertaan hingga lebih dari 11.500 partisipan dari seluruh Indonesia.

“Tidak hanya memberikan pelayanan klinis berkualitas dan penerapan teknologi mutakhir, JEC Eye Hospitals and Clinics juga berupaya mengimplementasikan misi kami untuk mengembangkan kompetensi dokter dan staf melalui riset dan pendidikan. Sebab, JEC memahami betul, bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan mata masyarakat Indonesia sekaligus menurunkan angka kebutaan, perlu adanya dukungan kebersamaan dan semangat untuk maju dari berbagai kalangan, utamanya para praktisi kesehatan mata. Sejak berdiri pada 1984, JEC telah secara berkala menggelar berbagai ajang pengayaan wawasan bagi para praktisi kesehatan mata di Tanah Air. Tak terkecuali di tengah pandemi COVID-19 ini, JEC tetap bertekad untuk melanjutkan kegiatan tersebut yang kini kami implementasikan lewat platform digital, yakni berupa JEC Saturday Webinar,” papar Dr. Johan A Hutauruk, SpM(K), Presiden Direktur JEC Korporat.

Khusus pada “The 4th Asia Pacific Ophthalmic Trauma Society (APOTS) Webinar”, bahasan trauma mata akan dikupas tuntas bersama para expert dnarasumber dan moderator dari 9 negera. “Dengan konsep science sharing, para pembicara tersebut, bersama ahli-ahli kesehatan mata Indonesia, khususnya dokter-dokter mata JEC, saling bertukar wawasan keilmuan dan studi kasus untuk tindakan medis, yang kami yakini bisa memperluas cakrawala pengetahuan para praktisi kesehatan mata di Tanah Air,” lanjut Dr. Johan A Hutauruk.

Keterlibatan para pembicara global tersebut juga memperlihatkan relasi kuat JEC dengan berbagai organisasi bidang kesehatan mata terkemuka dunia, seperti Asia Pacific Ophthalmic Trauma Society (APOTS), ASEAN Association of Eye Hospital (AAEH), dan World Association of Eye Hospital (WAEH). 

Ophthalmic trauma berpotensi terjadi kapan saja dan tak bisa diantisipasi karena berlangsung tiba-tiba. Trauma mata merupakan kondisi yang dapat merusak kelopak mata, tulang orbita atau dinding bola mata, bola mata, dan syaraf mata akibat benturan keras benda tajam atau tumpul pada area sekitar mata, serta dapat disebabkan juga oleh trauma panas, radiasi dan trauma kimia. Dampak kerusakan dapat terlihat/dirasakan seketika setelah kejadian, ataupun lambat.

“Pada individu yang mengalami trauma mata ringan, seperti kelilipan atau menggosok-gosok mata, acapkali tidak segera memeriksakan diri karena merasa penglihatannya tidak terganggu. Padahal, pengaruh pada penglihatan bisa jadi baru muncul beberapa hari setelah kejadian. Lebih dari itu, trauma pada mata atau ophthalmic trauma berisiko menurunkan tingkat penglihatan secara tajam, bahkan hingga kebutaan - yang lebih lanjut berdampak pula pada berkurangnya kualitas hidup dan produktivitas penderita. Artinya, dampak trauma mata tidak hanya dirasakan penderita, tetapi juga keluarga. Penanganan sedini mungkin dan menyeluruh menjadi kunci,” papar Dr. Yunia Irawati, SpM(K), Ketua Ophthalmic Trauma Service JEC.

Secara umum, ophthalmic trauma terbagi ke dalam dua kategori. Pertama, trauma tertutup (closed-globe injury), yaitu terjadinya kerusakan intraokuler meskipun dinding bola mata (sklera dan kornea) tidak mengalami luka; terdiri atas: contusio (kerusakan pada lokasi benturan), dan laserasi lamellar (luka yang tidak sepenuhnya menembus lapisan sklera dan kornea).

Kedua, trauma terbuka (open-globe injury), yakni terjadinya luka yang menembus seluruh lapisan dinding mata; terdiri atas: ruptur (luka pada dinding bola mata akibat benda tumpul, disebabkan meningkatnya tekanan intraokuler secara tiba-tiba melalui mekanisme inside-out), dan laserasi (luka pada dinding mata akibat benda tajam, disebabkan mekanisme luar ke dalam/outside-in. Trauma juga dapat diakibatkan oleh panas, radiasi dan zat-zat kimia. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai setelah area mata mengalami benturan, antara lain pandangan buram mendadak, pendarahan, nyeri pada area bola mata, mata terlihat merah, gerakan bola mata terhambat, dan mata terasa mengganjal.

Di Indonesia, selama ini belum ada data terkini jumlah kejadian trauma pada mata. Namun, jumlah kunjungan pasien trauma mata di JEC bisa memberikan gambaran. Sepanjang 2012 hingga 2019 di JEC @ Menteng dan JEC @ Kedoya terdata adanya 534 kasus trauma mata, yang terdiri dari 161 kasus trauma tertutup dan 167 kasus trauma terbuka. Beberapa di antaranya bahkan harus menjalani tindakan pembedahan lebih lanjut.

Memahami kegawatdaruratan ophthalmic trauma, JEC telah menghadirkan Ophthalmic Trauma Service yang menyediakan penatalaksanaan trauma mata nan andal dan menyeluruh dengan diperkuat tenaga medis dari berbagai subspesialis/multidisiplin serta teknologi pendukung terdepan.

“Kasus trauma mata tidak selalu berdampak pada bagian mata yang mengalami benturan, tetapi juga pada jaringan di sekitarnya. Penanganan trauma mata yang JEC tawarkan melalui Ophthalmic Trauma Service mengimplementasikan sistem yang komprehensif, mulai diagnosis hingga tatalaksana, serta tahap pemantauan dan rehabilitasi pasca tindakan, untuk mengantisipasi risiko dampak hingga penanganan pasien berlangsung tuntas,” tambah Dr. Yunia Irawati.

Di tengah pandemi COVID-19, keselamatan dan kenyamanan pasien tetap menjadi concern utama JEC. Di seluruh cabangnya, JEC tegas menjalankan protokol kesehatan sesuai imbauan pemerintah sehingga pasien tidak perlu khawatir ketika berkunjung. Terlebih bagi pasien yang mengalami ophthalmic trauma dan membutuhkan penanganan segera.  

GANLOP.COM - BaBe, aplikasi untuk berbagi ragam jenis konten dan berita, meluncurkan program #PahlawanBagiKita yang mengajak para penggunanya untuk memperingati ulang tahun ke-75 Republik Indonesia dengan memberikan apresiasi kepada pahlawan versi mereka sendiri yang khususnya telah berjasa di masa pandemi ini. Program #PahlawanBagiKita ini terdiri dari berbagai kegiatan, termasuk sesi bincang BaBe 1 on 1 bersama Dr Halik Malik, Humas, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat.

Perayaan ulang tahun ke-75 Republik Indonesia terasa berbeda di tengah pandemi COVID-19 dengan ditiadakannya berbagai lomba dan upacara secara langsung. Tema Indonesia Maju pun dipilih untuk menggambarkan semangat bangkit menjadi Indonesia yang sehat. Tenaga kesehatan digaungkan sebagai pahlawan garda terdepan dalam memerangi pandemi ini. Berdasarkan data dari IDI, terdapat sekitar 60 dokter yang telah gugur dalam perjuangan mereka melawan COVID-19. Bersama dengan tenaga kesehatan lainnya dan juga pemerintah, IDI berjuang mengatur strategi untuk dapat terus menangani pasien dengan baik.

“Tenaga kesehatan, termasuk dokter, memiliki peran yang strategis dan tidak tergantikan untuk bisa mendeteksi kasus, menangani kasus, dan memberikan perawatan serta pemulihan kepada pasien COVID-19,” kata Dr Halik Malik. “Banyak yang bilang bahwa kami adalah garda terdepan. Namun sebenarnya masyarakatlah yang ada di garda terdepan dan berperan paling besar untuk menjadi pahlawan dalam menekan laju penularan serta penyebaran virus.”

Dalam proses pencegahan penyebaran ini, diperlukan juga andil semua pihak untuk membagikan dan menyaring informasi yang kredibel. “Sebaiknya informasi disampaikan oleh pihak yang memiliki otoritas atau kredibilitas untuk menyampaikannya, bisa jadi otoritas kesehatan ataupun pemerintah yang memiliki kompetensi untuk memberikan penjelasan,” lanjut Dr Halik Malik. “Masyarakat pun perlu tetap kritis dalam mencerna informasi di sekitar mereka. Ada banyak informasi yang berkembang dan perlu ditelaah kebenarannya kepada sumber terpercaya.”

BaBe sebagai platform untuk membagikan beragam konten dan berita turut melihat pentingnya membagikan informasi yang akurat kepada para penggunanya, termasuk mengenai COVID-19 dan kondisi pandemi. “Menjelang perayaan hari ulang tahun BaBe, kami terus memperkuat komitmen untuk memberikan informasi dan menghibur pengguna di Indonesia. Jutaan orang di Indonesia menggunakan BaBe untuk mendapatkan konten dan berita yang informatif serta menghibur, dan kami memiliki prioritas untuk melindungi keamanan serta integritas komunitas kami dan juga platform kami,” kata Shelly Tantri, Senior Business Development Manager, BaBe.

Selain acara bincang BaBe 1 on 1 bersama IDI, BaBe juga mengundang beberapa narasumber lainnya untuk memberikan perspektif beragam mengenai #PahlawanBagiKita, termasuk atlet tinju yang mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, Chris John; kreator konten Pandji Pragiwaksono; serta pakar UMKM dan pengusaha, Sandiaga Uno. Pengguna juga diajak untuk menceritakan pahlawan versi mereka sendiri dengan menggunakan tagar #PahlawanBagiKita, dan juga mengunggah foto cara mereka merayakan hari kemerdekaan dari rumah dengan mencantumkan tagar #IndonesiaMaju dan  #IniMerahPutihku.

 

GANLOP.COM – Walaupun masih menghadapi pandemi, geliat industri kosmetik di Indonesia masih terus berkembang pesat. Terlebih lagi, beberapa tahun terakhir banyak bermunculan brand kosmetik lokal dengan kualitas yang mumpuni dan tidak kalah saing dengan brand besar internasional.

Dengan harga terjangkau dan kualitas yang baik, tidak heran industri kosmetik lokal semakin berkembang dan brand baru masih terus bermunculan. Salah satunya adalah ESQA Cosmetics, brand lokal hasil buatan anak bangsa yang mengusung vegan cosmetics, 100% menggunakan bahan yang aman bagi kulit dan memiliki sertifikat halal. Menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, ESQA bergabung dalam kampanye Shopee 17 Agustus Merdeka Sale dalam upaya untuk terus memberikan semangat dalam menjalankan perekonomian Indonesia menghadapi pandemi.

Cindy Angelina, Co-Founder ESQA Cosmetics mengatakan, “Untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang tinggi terhadap produk eyes dan face makeup, kami berupaya untuk menyediakan berbagai varian eyes dan face makeup mulai dari brow collections, eyeshadow, eyeliner hingga face palette. Untuk brow collections sendiri, kami menyediakan 2 jenis produk yaitu brow pomade pencil dan brow stroke pencil agar konsumen dapat memilih produk alis apa yang paling sesuai dengan mereka. Dan juga, baru baru ini kami merilis single face palette terbaru yang berkolaborasi dengan Bunga Citra Lestari. Single palette-nya terdiri dari blush, bronzer dan highlighter dengan harga yang lebih affordable sehingga konsumen bisa lebih leluasa untuk memilih produk face apa yang dibutuhkan”

Lebih lanjut, Kezia Toemion, Co-Founder ESQA Cosmetics menjelaskan, “Tidak bisa dipungkiri bahwa adanya pandemi Covid-19 dan diberlakukannya PSBB mengakibatkan perubahan perilaku konsumen. Tentunya para pelaku bisnis dalam beauty industry diharuskan untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam merumuskan strategi guna memenuhi kebutuhan konsumen. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk menghadirkan campaign dan promo menarik secara online sebagai bentuk inisiatif kami untuk dapat berkembang dan memenuhi kebutuhan konsumen dimasa pandemi ini. Selain berupaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen, kami juga berupaya untuk menyesuaikan kondisi kerja karyawan kami.”

“Saat ini, karyawan kami bekerja dengan sistem kerja shift untuk menghindari kontak fisik yang berlebihan. Kami juga menyediakan fasilitas rapid test secara rutin untuk memastikan kondisi kesehatan karyawan kami. Selain itu, sebagai upaya kami untuk membantu para tenaga medis dalam menghadapi pandemi Covid-19, kami bekerja sama dengan Female Daily Network untuk membagikan 1000 masker KN-95 pada rumah sakit yang membutuhkan.”.


Daniel Minardi, Head of Brands Management Shopee Indonesia mengatakan, "Kami merasa bangga dapat menghadirkan ESQA dalam kampanye Shopee 17 Agustus Merdeka Sale. Di tengah kondisi seperti ini, keterbatasan ruang gerak tidak boleh menjadi penghalang untuk terus berkarya dan menciptakan produk berkualitas guna memenuhi kebutuhan konsumen. Sebagai perusahaan berbasis teknologi, merupakan tugas dan fungsi sosial kami untuk terus mendukung mitra brand lokal tanah air dengan memberikan wadah atau platform guna memperkuat online presence, meningkatkan users engagement serta menjangkau konsumen yang lebih luas melalui Shopee Local Space. Kami berharap melalui kerjasama ini pengguna dapat mengakses dengan mudah dan menikmati berbagai keunikan produk kosmetik dari ESQA.”

Sebagai platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, Shopee terus berupaya untuk tidak hanya memberikan pengalaman belanja online terbaik bagi konsumen tetapi juga memberikan wadah serta dukungan bagi penjual atau brand lokal melalui inisiatif serta penawaran terbaik untuk tetap berkembang khususnya di tengah situasi seperti ini. Salah satunya adalah melalui program Shopee Local Space, kampanye yang dibuat untuk meningkatkan penjualan dan awareness terhadap brand lokal dengan mempromosikan produk dan eksklusivitasnya melalui exposure, dimana ESQA ikut hadir di dalamnya sebagai salah satu brand kosmetik lokal.


Nikmati diskon hingga 40% untuk seluruh rangkaian produk kosmetik dari ESQA pada tanggal 17 Agustus 2020 hanya di Shopee! Selain itu, pengguna Shopee juga berkesempatan untuk mendapatkan berbagai penawaran menarik dalam kampanye Shopee 17 Agustus Merdeka Sale, seperti Semua Toko Gratis Ongkir Min. Belanja Rp0, Cashback s/d 178 RB dan Diskon s/d 90% di Midnight Sale, 10X Flash Sale Mulai Rp99, serta Diskon Produk Lokal s/d 75% dan masih banyak lainnya.

Kunjungi Esqa Cosmetics Official Shop di Shopee melalui https://shopee.co.id/esqacosmetics. Unduh aplikasi Shopee secara gratis di App Store atau Google Play Store dan segera aktifkan ShopeePay.

 

JAKARTA, GANLOP.COM - Tahun ini, perayaan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75, terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 telah banyak mengubah tatanan hidup masyarakat, termasuk juga menimbulkan goncangan ekonomi.

Di tengah kondisi sulit ini, Diplomat Success Challenge (DSC), salah satu kompetisi wirausaha terbesar dan terdepan di Indonesia inisiasi dari Wismilak Foundation, tetap hadir sebagai bentuk komitmen terus menggerakkan ekosistem wirausaha, selaku fasilitator yang membantu tumbuh kembangnya bisnis di Indonesia.

DSC tahun ini menginjak kali ke-11 sejak pertama kali digelar tahun 2010, dan terlepas dari situasi pandemi, kompetisi tetap dilaksanakan sebab penguatan ekosistem wirausaha justru dipandang semakin perlu digencarkan.

“Penyelenggaraan DSC XI 2020 di tengah pandemi ini tetap perlu dilakukan sebagai upaya kami berpartisipasi turut mendukung ketahanan dan keberlangsungan dunia usaha di Indonesia, yang jadi salah satu kunci dalam mengatasi krisis,” kata Surjanto Yasaputera, Ketua Dewan Komisioner DSC XI 2020, saat berbicara pada konferensi pers, Jumat (14/8).

Surjanto menyampaikan, sektor paling vital untuk dibangkitkan saat ini salah satunya adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau wirausaha, sebagai sarana penyerapan tenaga kerja. “UMKM sangat berperan strategis dalam pemulihan dan menggerakkan perekonomian bangsa. Oleh karena itu, penguatan iklim wirausaha secara umum di Indonesia sangat mendesak dilakukan, dan melalui DSC XI 2020, kami ingin menggelorakan kebangkitan ekonomi, dan bahwa DSC dapat menjadi rumah bagi para wirausahawan untuk mengembangkan bisnisnya,” kata Surjanto.

Bikin gebrakan dan tetap optimistis

Setiap tahun, DSC memberikan hadiah hibah modal usaha total Rp 2 miliar, pendampingan dan edukasi, bagi peserta yang terpilih. Adapun tema penyelenggaraan DSC XI 2020 adalah #BikinGebrakan, yang bermaksud sebagai bentuk dukungan dan dorongan kepada generasi muda untuk berani berwirausaha dan membuat gebrakan dalam bisnis, khususnya yang bisa relevan dengan kebutuhan dan situasi terkini.

Edric Chandra, Program Initiator Diplomat Success Challenge, menyampaikan bahwa pandemi bisa dibilang telah menjadi ‘disrupsi’ yang signifikan dalam dunia bisnis. Munculnya sejumlah tren, transformasi, dan kenormalan baru dalam menjalankan bisnis, melecut dunia usaha untuk inovatif dan adaptif agar dapat selamat dari krisis. “Kami berharap DSC dapat menumbuhkan generasi muda yang percaya diri dan tangguh untuk membuat gebrakan bisnis, dan kami siap mendukung lahirnya ide dan terobosan bisnis baru yang relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat saat ini,” kata Edric.

Telah berjalan selama satu dekade, DSC terus memperluas jangkauannya sejak tahun 2010, hingga kini telah menerima 48.633 proposal bisnis, menggelontorkan Rp 15 miliar hibah modal usaha, dan melahirkan lebih dari 300 alumni yang tergabung dalam jejaring Diplomat Entrepreneur Network (DEN). “Ini merupakan pencapaian yang luar biasa, dan di tahun ini kami menargetkan 12.500 proposal bisnis baru. Kami percaya DSC adalah platform yang lengkap bagi para wirausahawan untuk mewujudkan impian, sekaligus melahirkan inovasi dan kreasi yang bermanfaat,” kata Edric.

Acara konferensi pers DSC XI 2020 ini juga dihadiri oleh dua anggota Dewan Komisioner DSC, Antarina SF Amir dan Helmy Yahya, dan Faye Alund, Presiden Asosiasi Coworking Indonesia, sebagai mitra penyelenggara DSC. DSC XI 2020 juga didukung oleh empat Mentor Nasional DSC XI, Handoko Hendroyono, Co-founder M Bloc Space & Filosofi Kopi, Inez Stefanie, Founder & Managing Director Supernovae, Helga Angelina, Co-founder Burgreens, dan Ario Pratomo, entrepreneur, content creator, dan investor, yang berperan mendampingi para peserta.

Handoko Hendroyono, salah satu Mentor Nasional DSC XI, menyambut baik penyelenggaraan DSC yang konsisten memfasilitasi wirausaha Indonesia, dan sebagai intensi berperan serta dalam pemulihan ekonomi Indonesia. Handoko menyadari bahwa menjalani dan membangun bisnis di tengah pandemi, penuh tantangan dan tidak mudah. Namun di sisi lain, pandemi justru telah memunculkan sejumlah peluang bisnis baru, dan meningkatan kreativitas sejumlah orang dalam berbisnis di tengah keterbatasan.

“Ini saatnya brand dan produk lokal semakin kreatif, dari mulai digitalisasi bisnis, hingga inovasi produk atau model bisnis. Dan yang utama adalah kita bersama menjaga optimisme agar bisa bertahan di masa pandemi. Tidak menyerah di masa sulit, beradaptasi dengan keadaan, diharapkan situasi perekonomian bisa pulih segera,” ucap Handoko.

Kompetisi DSC segera dibuka

Kompetisi DSC segera dibuka pada 19 Agustus 2020, dan pendaftaran peserta akan ditutup pada 19 Oktober 2020. Kompetisi ini terbuka diikuti secara perorangan, alias tidak bisa dilakukan beregu. Jika sebuah bisnis ingin mengikuti DSC, dapat mengirimkan perwakilan anggota kelompok yang memiliki kemampuan dan memahami ide bisnis untuk menjadi wakil sebagai peserta.

Program DSC memberikan peluang bukan hanya pada bisnis yang sudah berjalan, namun juga bagi mereka yang saat ini memiliki ide bisnis yang masih berupa konsep, baik bisnis yang menghasilkan barang ataupun jasa. Peserta boleh mengirimkan ide bisnis sebanyak-banyaknya, dengan catatan tetap atas nama perorangan (satu nama), dan proposal yang terpilih tetap hanya satu proposal dari beberapa proposal yang dikirim atas nama peserta perorangan yang sama.

DSC XI 2020 hadir dengan format baru yang berbeda dari sebelumnya, sebab disesuaikan dengan situasi pandemi, dengan menggabungkan konsep on-ground roadshow dan virtual roadshow. Roadshow bersifat virtual mendominasi, dengan kegiatan seperti webinar, Youtube Live, Instagram Live, dan podcast dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang bisnis, yang diharapkan dapat menarik para submitters mengirimkan ide bisnis proposal mereka. Kegiatan roadshow ini dilakukan bersama beberapa mitra, di antaranya MarkPlus, yang berkolaborasi dengan DSC dengan menggelar serangkaian webinar, selain itu DSC juga menggandeng 40 kampus, 20 inkubator, yang berlokasi di 20 kota.

Setelah pendaftaran ditutup, tahap selanjutnya adalah seleksi untuk mendapatkan 1000 peserta terbaik, yang kemudian akan diseleksi lagi untuk menjadi 150 peserta terbaik. Selanjutnya akan dikerucutkan lagi menjadi 20 finalis, yang terpilih untuk lolos mengikuti tahap inkubasi, Market Challenge, dan berakhir dengan Final Day pada Desember 2020 mendatang.

Bagi peserta yang lolos seleksi dan memperoleh modal usaha senilai total Rp 2 miliar, pendampingan akan diberikan selama dua tahun tanpa biaya, dengan materi yang disesuaikan dengan ide bisnis peserta.

Dapatkan update tentang DSC di lini masa media sosial DSC XI 2020, Instagram @diplomatsukses, Facebook Wismilak Diplomat, Twitter @diplomat_sukses, dan situs www.diplomatsukses.com.

Diberdayakan oleh Blogger.