Halloween party ideas 2015

GANLOP.COM – Peringati Hari Penglihatan Sedunia 2020 (yang jatuh setiap Kamis pekan kedua Oktober), JEC-Orbita @ Makassar menggelar rangkaian aktivitas untuk semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan mengenai pentingnya kesehatan mata, sepanjang bulan ini.

Salah satunya, Bakti Katarak - berupa pelaksanaan tindakan operasi katarak secara cuma-cuma kepada kalangan yang membutuhkan. Sejak berdiri pada 2001, JEC-Orbita @ Makassar secara konsisten terus menggelar aksi sosial tersebut dengan total penerima mencapai lebih dari 500 orang. Peringatan juga dirangkai dengan kegiatan edukasi webinar yang melibatkan sedikitnya 500 dokter umum se-Sulawesi Selatan, serta pemberian kaca mata gratis kepada sejumlah pasien tertentu.

“Hari Penglihatan Sedunia menjadi momentum yang tepat bagi JEC-Orbita @ Makassar untuk mengajak masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya di Makassar, agar semakin memedulikan kesehatan mata mereka. Selaras tema ‘Hope in Sight’ yang diusung oleh WHO, kami meyakini dan ingin menekankan, bahwa dengan memiliki mata yang sehat, maka kualitas dan produktivitas hidup yang optimal bisa teraih. Tak terkecuali bagi para penderita katarak, yang berkesempatan mendapatkan penglihatannya kembali lewat program Bakti Katarak,” papar Dr. dr. Habibah S. Muhiddin, Sp.M(K) selaku Direktur Utama JEC-Orbita @ Makassar.

Laporan “Situasi Gangguan Penglihatan” (2018) dari InfoDATIN, Kementerian Kesehatan, mendapati bahwa katarak atau kekeruhan lensa mata (yang tidak dioperasi) masih menjadi penyebab utama kebutaan penduduk Indonesia berusia di atas 50 tahun; berkontribusi 77,7% dibandingkan faktor-faktor lainnya.  Laporan yang sama juga memuat survei bertajuk “Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB)” (2014-2016); menyebut adanya variasi alasan yang menjadi penyebab penderita katarak belum dioperasi. Khusus di Sulawesi Selatan, sebanyak 49,7% penderita katarak bahkan merasa tidak perlu tindakan operasi. 

Masih tingginya pengaruh katarak dalam memicu kebutaan kian menguatkan JEC-Orbita @ Makassar untuk menjalankan komitmen Bakti Katarak. Selama hampir dua dekade berkiprah, JEC-Orbita @ Makassar melalui kegiatan Bakti Katarak telah mengoperasi lebih dari 500 penderita katarak dari berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Khusus tahun ini, kegiatan Bakti Katarak dilaksanakan di Klinik Utama Mata JEC-Orbita @ Makassar, Jl. A. P. Pettarani No.186 A-C-D, Rappocini, Makassar, pada 25 Oktober 2020, dengan total penerima manfaat sebanyak 20 orang.

Pembatasan kuota ini demi menjaga keselamatan para pasien dan petugas kesehatan, mengingat kegiatan berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Selain social dan physical distancing yang ketat, kepada pasien Bakti Katarak, JEC-Orbita @ Makassar juga menjalankan screening praoperasi seperti pemeriksaan darah dan foto thorax - sesuai protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

 Tak berhenti di situ, peringatan Hari Penglihatan Sedunia (atau World Sight Day/WSD) 2020 oleh JEC-Orbita @ Makassar juga diperkuat dengan pemberian kacamata gratis kepada pasien presbyopia (mata tua), serta program pemasaran berupa potongan harga untuk pemeriksaan mata dan tindakan tertentu sepanjang Oktober 2020. Selain itu, bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Sulawesi Selatan, JEC-Orbita @ Makassar berinisiatif menggelar webinar bertema “Mata Merah di Era Pandemi Covid-19: Rujuk atau Tangani Sendiri?”. Bahasan yang relevan dengan situasi saat ini, sebab mata merupakan salah satu jalur masuknya virus korona, dan kondisi mata merah menjadi salah penanda yang perlu diwaspadai. Berlangsung pada 31 Oktober 2020 mendatang, sesi pengayaan wawasan mengenai kesehatan mata tersebut menargetkan keikutsertaan hingga 500 dokter umum di Sulawesi Selatan. 

Sebagai bagian dari jaringan eye care leader, JEC Eye Hospitals and Clinics, JEC-Orbita @ Makassar menjadi sentra kesehatan mata terbesar di Sulawesi Selatan, dan hub strategis untuk kawasan Indonesia bagian timur. Sebelumnya dikenal sebagai Klinik Mata Orbita, JEC-Orbita @ Makassar menyediakan layanan komprehensif berstandar internasional serta didukung dokter ahli mata dan tenaga medis mumpuni yang diperkuat rangkaian teknologi terkini. Standardisasi layanan yang diterapkan JEC Eye Hospitals and Clinics ke seluruh cabangnya, termasuk JEC-Orbita @ Makassar, mengacu pada ASEAN Association of Eye Hospital (AAEH) dan World Association of Eye Hospital (WAEH).

Menanggapi inisiatif JEC-Orbita @ Makassar ini, Dr. Johan A Hutauruk, SpM(K), Presiden Direktur JEC Korporat menyampaikan, “Sejak berdiri pada 1984, JEC Eye Hospitals and Clinics bertekad untuk mengoptimalkan penglihatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Visi tersebut tak bisa dicapai lewat penyediaan layanan klinis bertaraf internasional saja. Namun, upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mata juga tak boleh diabaikan. Karenanya, kami mendukung penuh gagasan JEC-Orbita @ Makassar menggelar rangkaian peringatan WSD 2020, termasuk pelaksanaan Bakti Katarak. Dengan demikian, kami optimis bisa secara bersama-sama berkontribusi bagi masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan dalam menurunkan risiko gangguan penglihatan dan kebutaan sedini mungkin.”

Diberdayakan oleh Blogger.