Halloween party ideas 2015

JAKARTA, GANLOP.COM - Rabu (5/2) kemarin Duta Besar Italia untuk Republik Indonesia Yang Mulia Vittorio Sandalli meresmikan pembukaan pameran ‘Leonardo Opera Omnia’ di Museum Mandiri, Jakarta.


Pameran ini dibuka untuk umum mulai tanggal 6 Februari hingga 3 Maret 2020 dan menampilkan tujuh belas reproduksi maha karya Leonardo da Vinci termasuk lukisan Mona Lisa dan The Last Supper yang dihadirkan dengan format high-definition digital imaging dan skala sesuai ukuran aslinya.



Yang Mulia Vittorio Sandalli, Duta Besar Italia untuk Indonesia, mengatakan, “Kami sangat bangga dapat  mempersembahkan karya Leonardo da Vinci kepada para pecinta seni di Indonesia. Leonardo da Vinci merupakan salah satu seniman paling berpengaruh dan dihormati dalam sejarah yang juga memiliki minat di bidang sains, musik, matematika, sastra serta gambar, lukisan, patung, dan arsitektur. Leonardo Opera Omnia ini adalah inisiatif yang luar biasa untuk memperkuat hubungan diplomatik bilateral antara Republik Italia dan Republik Indonesia selama lebih dari 70 tahun.”



Leonardo Opera Omnia dipromosikan dan dibiayai oleh Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, diproduksi oleh Rai Com, dan dikuratori oleh Prof. Antonio Paolucci, dan merupakan acara yang menyoroti ketelitian ilmiah yang menjadi aspek dasar pameran. Pameran ini telah dimulai pada bulan Februari 2019 dan diselenggarakan di berbagai negara di Eropa, Asia serta Afrika. Sebelum datang ke Indonesia, pameran ini telah mengunjungi beberapa wilayah Asia seperti Tbilisi, Beijing, Kanton, Kuala Lumpur dan Yangon.



Mrs. Maria Battaglia, Direktur Institut Kebudayaan Italia di Jakarta menjelaskan, “Kami menyadari bahwa seluruh warisan artistik Leonardo da Vinci telah tersebar di berbagai museum, gereja, dan menjadi koleksi pribadi di seluruh dunia, sehingga tidak memungkinkan untuk menggelar pameran tunggal dalam skala besar. Melalui proyek Opera Omnia, maha karya Leonardo dapat dibawa dengan mudah dan dipamerkan dalam berbagai bentuk.”

“Tujuh belas reproduksi karya Leonardo merepresentasikan jalur artistik sang pelukis dan dibuat dengan menggunakan teknik digital canggih sehingga seolah-olah memposisikan pengunjung di depan karya aslinya. Semua karya Leonardo direproduksi berdasarkan ukuran/bentuk aslinya dan akan memberikan sudut pandang yang luar biasa bagi pengunjung dalam memahami kreativitas sang jenius Leonardo da Vinci," tambah Mrs. Maria Battaglia.



Leonardo da Vinci lahir pada bulan April 1452 di Anchiano, Italia. Minatnya merepresentasikan contoh sempurna akan kekayaan intelektual era Renaissance. Leonardo juga dikenal melalui sejumlah penemuan besar di bidang anatomi, hidrodinamika, optik, dan teknik sipil.

Mr. Matteo Ive, Konsultan Rai Com Project mengatakan, “Leonardo da Vinci adalah seorang pria Renaissance ikonik yang memiliki kemampuan luar biasa dalam meneliti dunia, keingintahuan tinggi serta imajinasi yang brilian, penelitian ilmiah, dan inovasi artistik. Memiliki bakat kreatif yang eklektik dan seiring dengan ketenarannya yang mendunia, Leonardo memberikan pengaruh luar biasa di era Renaissance dan era selanjutnya. Bagi Leonardo, lukisan adalah instrumen pengetahuan, penelitian ilmiah, eksperimen profesional yang bersifat avant-garde.”



Pecinta seni di Indonesia dapat menikmati tujuh belas maha karya Leonardo da Vinci yang dibuat pada tahun 1470 - 1513, melalui pencitraan digital sesuai dengan ukuran aslinya dengan kisaran ukuran 27,7x21cm untuk karya terkecil dan 460x880cm untuk karya terbesar.

Leonardo Opera Omnia terbuka untuk umum mulai 6 Februari - 3 Maret 2020, di Museum Mandiri, setiap hari Selasa sampai dengan Jumat pukul 09.00 – 15.30 serta Sabtu dan Minggu pukul 09.00 - 18.30. Informasi tiket silahkan menghubungi Museum Mandiri 021 6923131 (selama jam kantor).
Diberdayakan oleh Blogger.