Halloween party ideas 2015


GANLOP.COM - Sebagai skater, takdir hari esok ada di tangan dewa cuaca. Hal yang dapat dilakukan di atas papan luncur sangat bergantung pada daratan yang kering, hembusan angin yang sesuai dengan keinginan kita serta suhu yang ideal bagi kenyamanan.


Tim skater Vans Asia-Pacific menghabiskan beberapa minggu di akhir dekade lalu dengan mengarungi iklim yang sulit diramalkan, bersapa dengan Taifun Ling Lin di Seoul, menembus gelombang panas di Guangzhou dan melewati langit penuh kabut di Kuala Lumpur.

Hari ini Vans dengan bangga mempersembahkan film baru bertema skate “Eye of the Storm” yang tayang pada Channel YouTube Vans.



Disutradarai oleh Tommy Zhao dan Liu Mao Mao dengan pengambilan gambar ekstra oleh Mark Khor, “Eye of the Storm” merepresentasikan bagaimana para skater menatap tantangan-tantangan sehari-hari dengan selalu menutup harinya dengan melakukan trik dan aksi.



“September lazimnya bulan terbaik untuk mengunjungi Guangzhou, cuacanya kering dan tidak terlalu panas seperti bulan-bulan lainnya. Namun tahun ini kami merasa seperti bermain skate di matahari. Seluruh anggota tim pada dasarnya sudah berpakaian serba minim dan setengah anggotanya tetap terbakar sinar matahari,” ujar Tommy.


“Eye of the Storm” menampilkan para skater seperti:
Sam Atkins, Sammy Winter (Australia)
Giovanni Vianna (Brazil)
CK (China)
Luk Chun Yin , Piet Guilfoyle (Hong Kong)
Absar Lebeh , Mario Palandeng , Rubianda Rachman (Indonesia)
Daiki Hoshino , Rio Morishige , Yuto Watanabe (Japan)
Juwon Eun (Korea)
Fikri Fauzi, Koya Miyasaka , Porock Luis (Malaysia)

Diberdayakan oleh Blogger.