Halloween party ideas 2015


JAKARTA, GANLOP.COM – DANA, Dompet Digital Indonesia, menutup tahun 2019 dengan pencapaian yang membanggakan. Sepanjang 2019, DANA telah menghadirkan beragam fitur inovatif untuk memperkaya kapabilitasnya sebagai dompet digital dari, oleh, dan untuk Indonesia.


Setelah merilis aplikasi dompet digital DANA di Play Store untuk pengguna Android dan di App Store untuk pengguna iOS pada November 2018, dan mengumumkannya secara resmi dalam acara Grand Launching pada awal Desember 2018, DANA terus mengalami pertumbuhan yang signifikan baik dari segi bisnis maupun jumlah karyawan.

Vincent Iswara, CEO dan salah satu pendiri DANA mengatakan, “Inovasi produk dan teknologi, kolaborasi dengan berbagai pihak baik dari berbagai institusi keuangan dan pelaku usaha dari berbagai skala bisnis, serta dukungan penuh terhadap penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia merupakan upaya kami untuk terus meningkatkan kapabilitas, keandalan, dan memperkaya user experience bagi pengguna DANA,” ujar Vincent.


Ia menekankan, “Dompet digital DANA dikembangkan di Indonesia, oleh talenta-talenta muda Indonesia, dan untuk masyarakat Indonesia. Kami ingin DANA menjadi dompet digital yang Trusted (terpercaya), Friendly (mudah dan nyaman digunakan oleh pengguna), serta Accessible (dapat diakses oleh setiap lapisan masyarakat) untuk mendukung berbagai transaksi digital, baik secara online maupun offline. Ini sesuai dengan visi DANA sebagai jembatan bagi masyarakat Indonesia menuju ke era keuangan digital yang semakin inklusif dengan membangun budaya nontunai dalam rangka mendukung peningkatan ekonomi digital di Indonesia.”

Vincent juga menilai Program DANA Protection yang menjamin 100% keamanan dana pengguna efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat bahwa bertransaksi nontunai secara digital menggunakan DANA aman dan terlindungi.


Banyak tonggak sejarah baru yang ditorehkan DANA di sepanjang tahun 2019. Selain pertumbuhan jumlah pengguna yang siginifikan, DANA juga membuka kerja sama baru dengan mitra bisnis dari berbagai skala dan bidang usaha, termasuk mitra UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), dan dari beragam industri.

Di tahun 2019, DANA memperkuat posisinya sebagai infrastruktur pembayaran digital di Indonesia dan memasuki industri transportasi melalui kerjasama strategis dengan Bluebird serta merambah industri logistik lewat kerja sama dengan JNE. Di tahun yang sama, DANA juga masuk ke layanan secure parking di beberapa mal di Jakarta dan hadir di Samsung Pay. Tidak berhenti sampai disitu, DANA mengawali 2020 dengan tonggak baru, sebagai satu-satunya opsi pembayaran digital selain kartu kredit dan gift card dalam bertransaksi di ekosistem milik perusahaan teknologi internasional.

Menjadi Mitra DANA Bisnis kini semakin mudah, cepat, dan praktis, dengan adanya  akses pendaftaran langsung melalui aplikasi dompet digital DANA.

Saat ini, mitra merchant UMKM DANA (DANA Bisnis) telah tersebar dari Sabang sampai Merauke, dengan lima provinsi sebaran terbanyak di DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Adapun lima jenis usaha terbanyak dari para mitra DANA Bisnis adalah usaha makanan dan minuman, sembako, layanan seluler/pulsa, pakaian dan aksesoris, dan barang elektronik.

Salah satu tonggak penting dalam perjalanan DANA yang mulai dilakukan pada 2019 adalah implementasi QRIS. DANA sebagai perusahaan teknologi pembayaran digital Indonesia, patuh dan menghormati aturan dan peraturan, dan menjadi yang pertama dalam mengimplementasikan QRIS 100% di semua mitra merchant DANA di seluruh Indonesia. Dompet digital DANA sudah dilengkapi dengan fitur pemindaian yang mampu membaca QRIS.

Chief Legal & Compliance Officer DANA, Dina Artarini, menambahkan bahwa implementasi QRIS 100% di semua mitra merchant DANA juga merupakan bentuk kepatuhan DANA terhadap peraturan Bank Indonesia.

DANA berbeda dengan aplikasi uang elektronik atau dompet digital lainnya karena DANA merupakan dompet digital yang kaya akan fitur unggulan seperti Card Binding untuk penyimpanan kartu debit dan kartu kredit, P2P Transfer (Send DANA dan Request DANA), dan Biller Reminder. 
Norman Sasono, Chief Technology Officer DANA mengatakan bahwa fitur Card Binding menjadi salah satu fitur inovatif yang membedakan DANA dari layanan pembayaran digital lainnya. Melalui fitur ini, pengguna dapat menyimpan kartu kredit dan kartu debitnya dalam dompet digital DANA, untuk digunakan sebagai alternatif sumber dana transaksi nontunai selain Saldo DANA.

Ia menyebutkan bahwa selama 2019, masyarakat paling banyak memanfaatkan dompet digital DANA untuk mendukung transaksi gaya hidup mereka, mulai dari pembelian pulsa, melakukan pembayaran offline seperti di kafe dan restoran, transfer uang, melakukan pembayaran tagihan listrik dan lain-lain, serta untuk melakukan transaksi gaming.

Fitur-fitur inovatif tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan gaya hidup masyarakat modern yang ingin praktis, tapi tetap produktif dan terproteksi keamanannya. “DANA akan terus mengembangkan teknologi agar mampu menciptakan inovasi yang dapat  terus memenuhi  kebutuhan pengguna di masa depan. Untuk ini, DANA diperkuat oleh talenta-talenta muda Indonesia penuh potensi dan memiliki kompetensi global. Dari keseluruhan Tim DANA yang kami sebut 
‘DANAm8s’, 55% di antaranya adalah engineers dan mereka semua merupakan talenta-talenta ASLI Indonesia,” kata Norman.

Selain mendapatkan pengakuan dari berbagai perusahaan, lembaga, serta brand bereputasi global melalui kolaborasi yang dilakukan di sepanjang 2019, DANA juga mendapatkan beberapa penghargaan, antara lain The Most Innovative e-Wallet dari Mastercard, Google Play Users’ Choice App dan Google Play Best Everyday Essential dan Marketing Award 2019 untuk kategori The Best in Marketing Campaign.

Diberdayakan oleh Blogger.