Halloween party ideas 2015


GANLOP.COM – Mata kering merupakan permasalahan kesehatan yang bertumbuh secara signifikan di seluruh dunia. Mata kering disebabkan oleh sejumlah faktor pendorong seperti degeneratif, ketidakstabilan hormon dan penggunaan obat – obatan, termasuk gaya hidup seperti kebiasaan menatap layar gawai dalam waktu yang lama.


Insto brand tetes mata keluaran Combiphar bekerjasama dengan Jakarta Eye Center (JEC) menggelar edukasi mengenai kesehatan mata bertajuk Buka Mata Buka Insto. Inisiasi yang diselenggarakan di Grand Atrium, Kota Kasablanka mulai 11 – 15 September 2019 ini diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk mengenali serta mengatasi gangguan mata kering.

“Sebagai salah satu brand keluaran Combiphar, perusahaan consumer healthcare terkemuka, INSTO senantiasa ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk menjalani gaya hidup lebih sehat. Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan ‘Championing a Healthy Tomorrow’ ujar Weitarsa Hendarto, VP Consumer Healthcare & Wellness and International Operations Combiphar.

“Komitmen tersebut diwujudkan melalui kampanye Buka Mata Buka INSTO, sebuah inisiasi yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai permasalahan mata kering. Meski kadang dianggap sepele karena dianggap hanya menimbulkan perasaan tidak nyaman, permasalahan mata kering yang tidak ditangani dengan baik dapat mengurangi produktivitas,” tambahnya.


Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M menjelaskan “Mata kering merupakan kondisi hilangnya keseimbangan komponen air mata yang ditandai dengan berbagai gejala, mulai dari air mata menjadi tidak stabil, peningkatan kekentalan air mata, hingga kerusakan atau peradangan pada permukaan mata. Aktivitas dengan atensi visual atau fokus tinggi dalam durasi waktu lama, seperti menatap monitor atau gawai, dapat menjadi faktor penyebab mata lelah dan kering.”

“Karena pada saat sedang fokus, frekuensi berkedip berkurang, sehingga mata terasa seperti mengganjal, mudah merah berulang, berair, terasa kering, sensasi berpasir, ada kotoran mata, terasa lengket, rasa gatal yang memicu untuk mengucek mata. Membaca buku dan mengemudikan kendaraan juga termasuk kegiatan dengan atensi visual tinggi, yang juga dapat menimbulkan mata lelah atau kering.”


Berikut ini beberapa tips agar terbebas dari masalah mata kering menurut Dr. Nina
1) Melakukan modifikasi gaya hidup, seperti mengurangi paparan AC, membatasi kegiatan dengan atensi visual tinggi antara lain mengurangi durasi di depan monitor atau gawai dan penggunaan lensa kontak sesuai instruksi dokter mata.
2) Melakukan kompres hangat pada kelopak mata & menjaga kelopak mata tetap higienis
3) Konsumsi air dalam jumlah yang cukup
4) Mengaplikasikan tetes mata lubrikan (artificial tears) untuk membantu meringankan gejala mata kering. Apabila gejala tidak berkurang, kami menganjurkan lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis mata untuk mengetahui diagnosis yang tepat dan penanganan yang baik.

Dalam kampanye Buka Mata Buka Insto diwarnai dengan sejumlah kegiatan edukasi dikemas secara fun dan diterjemahkan sejumlah aktifitas booth dan Eye Check bersama JEC. Pada kesempatan ini, INSTO menggelar sejumlah aktifitas, antara lain; kompetisi e Sport PubG, games interaktif dan penampilan dari sejumlah figure publik seperti Raditya Dika, Maliq & D`essential dan Brisia Jodie.

Di penghujung kegiatan, Combiphar melalui INSTO akan menggelar Combiphar INSTO 3x3 Basketball Cup, sebuah kompetisi basket 3x3 yang diselenggarakan pada tanggal 15 September 2019. Inisiatif ini melanjutkan inisiatif INSTO sebelumnya yaitu mendukung tim nasional basket putri 3x3 Indonesia untuk SEA GAMES 2019 di Filipina.

“Beragam upaya yang dilakukan oleh INSTO diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia peduli terhadap kesehatan mata termasuk memahami gejala dan mengatasi masalah mata kering. Dengan demikian kami berharap INSTO Dry Eyes dapat menjadi solusi mengatasi gejala mata kering bagi masyarakat Indonesia,” tutup Weitarsa.

Diberdayakan oleh Blogger.