Halloween party ideas 2015


GANLOP.COM – Didirikan di Tokyo pada tahun 2006, White Mountaineering merupakan merek desainer asal Jepang, Yosuke Aizawa.


Mengambil inspirasi dari aktivitas outdoor, Aizawa dan timnya menggunakan tekstil fungsional berperforma tinggi serta detail desain yang membantu meluncurkan karyanya dalam koleksi fesyen terdepan, koleksi yang mengaburkan batas antara pakaian urban dan outdoor.

Kemitraan White Mountaineering yang telah berlangsung lama dengan adidas dalam satu dekade terakhir telah menghasilkan rilisan sepatu dan pakaian yang paling istimewa, dengan desain yang langsung dikenali.

Mulai dari corak stripped-back pada sepasang sepatu tenis klasik Stan Smith yang menjadi hasil kolaborasi pertama mereka, sampai koleksi hyper-technical sepatu hiking dan trail running adidas Terrex yang dirilis di awal tahun ini.


Kolaborasi musim ini mulai terbentuk saat acara White Mountaineering di Paris Fashion Week pada bulan Januari lalu, di mana model-model yang berjalan pada runway mengenakan versi terbaru sepatu adidas Nite Jogger yang di saat itu memang belum lama dikreasikan ulang.

Pertama kali dirilis pada tahun 1980, siluet Nite Jogger diciptakan untuk visibilitas, seperti yang tersirat dari namanya. Nite Jogger merupakan sepatu lari pertama yang menggunakan fitur reflektif. Setelah hampir empat dekade lamanya, sepatu ini kembali diperbarui dengan sejumlah teknologi dan material kontemporer.



Dua versi Nite Jogger yang dibuat oleh White Mountaineering menghadirkan pilihan warna pada bahan kulit suede overlay, mesh serta underlay tekstil pada upper sepatu. Dengan tetap merujuk pada siluet orisinal Nite Jogger, ada banyak elemen desain sepatu yang juga dikonstruksi dari material reflektif, sehingga sepatu ini nampak menonjol di malam hari.

Sepatu pertama memiliki fitur kolase oranye, hijau dan merah yang cerah, sementara versi kedua mengadopsi palet warna bertemakan hutan yang sedikit lebih kalem, yaitu hijau lumut, abu-abu dan burgundy.

Kedua sepatu ini memiliki merek White Mountaineering: Desain yang paling provokatif terdapat pada lidah sepatu, bertuliskan: One: design. Two: utility. Three: technology. The imagination to fuse these elements together. The attitude of not submitting to sales or market needs.

Sementara itu, pemberian logo White Mountaineering terlihat tak hanya di sepanjang heel counter TPU, namun juga digabungkan di bawah tanda three stripes ikonik – sebuah perpaduan yang cocok untuk sepatu yang hanya bisa dikreasikan bersama oleh kedua merek ini.

adidas Originals x White Mountaineering Nite Jogger tersedia secara online di shop.adidas.co.id mulai 5 September dan di adidas Pacific Place pada tanggal 12 September 2019.

Diberdayakan oleh Blogger.